FREE TRADE AGREEMENT : ASEAN – HONG KONG (AHKFTA) & INDONESIA – AUSTRALIA (IACEPA)

Pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis untuk memperluas hubungan ekonomi dengan menandatangani Free Trade Agreement antara Indonesia-Australia yaitu Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA) dan Asean-Hong Kong yaitu Asean-Hong Kong Free Trade Agreement (AHKFTA).

Berikut peraturan untuk implementasi kedua perjanjian internasional tersebut:

PeraturanIACEPAAHKFTA
Pengesahan PerjanjianUU No. 1 Tahun 2020Peraturan Presiden No. 34 Tahun 2020
Tata Cara Pengenaan Tarif BMPMK-82/PMK.04/2020PMK-80/PMK.04/2020
Penetapan Tarif BMPMK-81/PMK.010/2020PMK-79/PMK.010/2020
Tanggal mulai berlaku3 Juli 20204 Juli 2020

Peraturan-peraturan tersebut mengatur beberapa hal antara lain penetapan tarif bea masuk atas barang impor dari negara-negara anggota perjanjian, penjelasan atas Ketentuan Asal Barang, dan persyaratan lain yang harus dipenuhi dalam rangka pengenaan tarif preferensi berdasarkan Persetujuan Perdagangan Bebas ASEAN-Hong Kong maupun Indonesia-Australia.

A. ASEAN-HONG KONG Free Trade Agreement (AHKFTA)

Ketentuan terkait AHKFTA diantaranya adalah:

  1. Tarif preferensi berlaku mulai berlaku untuk tahun 2020 hingga 2031 dan seterusnya.
  2. Terhadap barang impor harus disertai dengan  certifiate of origin Form AHK dari negara asal.
  3. Barang impor yang berasal dari anggota perjanjian dengan nilai FOB tidak melebihi US$ 200 (dua ratus United States Dollar), dapat dikenakan Tarif Preferensi tanpa harus melampirkan SKA Form AHK.
  4. Dalam hal tarif bea masuk yang berlaku secara umum lebih rendah dari tarif bea masuk dalam rangka Persetujuan Perdagangan Bebas ASEAN-Hong Kong, Republik Rakyat Tiongkok yang tercantum dalam Lampiran, tarif bea masuk yang berlaku yakni tarif bea masuk yang berlaku secara umum.
  5. Ketentuan  dalam MoF tersebut berlaku terhadap barang impor yang dokumen pemberitahuan pabeannya telah mendapatkan nomor dan tanggal pendaftaran dari Kantor Pabean tempat dipenuhinya kewajiban pabean.

Fasilitas tarif preferensi mencakup berbagai jenis komoditas dari Hong Kong, termasuk perhiasan, pakaian dan aksesori, jam tangan serta mainan. Secara progresif AHKFTA mengurangi dan menghapuskan tarif bea masuk dari 5% menjadi 0% di tahun 2028 dan seterusnya untuk beberapa jenis komoditi diantaranya adalah biodesel, Sodium sulphites, Soya milk drinks dan beberapa jenis ikan hias. Selain itu, terdapat beberapa jenis barang yang tetap menggunakan tarif bea masuk umum diantaranya bunga segar, teh hitam, beras, wine, dll.

Dengan berlakunya AHKFTA diharapkan dapat meningkatkan kemitraan ekonomi antara pemerintah negara anggota Asean dan Pemerintah Wilayah Administratif Khusus Hong Kong serta untuk menstimulasi perekonomian nasional melalu kerjasama perdagangan internasional.

B. INDONESIA-AUSTRALIA Comprehensive Economic Partnership Agreement (IACEPA)

Untuk perjanjian perdagangan bebas Indonesia-Australia (IACEPA) selain mengatur sebagaimana perjanjian-perjanjian perdagangan bebas lainnya, IACEPA juga mengatur sesuai yang baru, sebagai berikut:

  1. Tariff Rate Quota  (TRQ) adalah Skema pengenaan tarif bea masuk berdasarkan jumlah kuota terhadap produk-produk tertentu yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri Keuangan mengenai penetapan tarif bea masuk dalam rangka Persetujuan IECEPA.
  2. Kuota Tahunan Skema TRQ : jumlah kuota total yang ditetapkan terhadap produk-produk tertentu per tahun berdasarkan perjanjian IACEPA.
  3. Sertifikat TRQ : sertifikat yang diterbitkan oleh lembaga penerbit di Australia yang berisi kuota untuk produk-produk tertentu per pengiriman dan dikirimkan secara electronik melalui Sistem INSW yang akan digunakan sebagai dasar pemberian Tarif Preferensial In-Quota dalam Skema TRQ.
  4. Tarif Preferensi In-Quota : tarif bea masuk dalam Skema TRQ yang ditetapkan atas barang impor yang jumlahnya tidak melebihi jumlah yan dicantumkan dalam Sertifikat TRQ dan Kuota Tahunan Skema TRQ.
  5. Tarif Preferensi Out-Quota: tarif bea masuk dalam Skema TRQ yang ditetapkan atas barang impor yang tidak menggunakan Sertifikat TRQ atau jumlahnya melebihi jumlah yan g tercantum dalam Sertifikat TRQ dan/atau Kuota Tahunan Skema TRQ.
  6. Jumlah TRQ: jumlah batas tahunan Indonesia dalam 1 (satu) Tahun agar Importir mendapatkan Tarif dalam kuota.
  7. Tarif dalam kuota (Tariff Preferensi in Quota): tarif bea masuk dalam Skema TRQ yang ditetapkan atas barang impor yang jumlahnya tidak melebihi jumlah yang tercantum dalam Sertifikat TRQ dan Kuota Tahunan Skema TRQ.
  8. Tarif di luar kuota (Tariff Preferensi Out Quota): tarif bea masuk dalam Skema TRQ yang ditetapkan atas barang impor yang tidak menggunakan Sertifikat TRQ atau jumlahnya melebihi jumlah yang tercantum dalam Sertifikat TRQ dan/atau Kuota Tahunan Skema TRQ.

Tarif preferensi yang menggunakan skema tariff rate quota adalah untuk produk impor dari Australia yaitu berupa: sapi hidup, kentang, wortel, jeruk orange, jeruk mandari, clementine, wilking dan buah jeruk hibrida, lemon, jeruk nipis, pakan ternak biji-bijian dan gulungan baja canai panas/dingin.

Dengan adanya pemberlakuan IACEPA maka diharapkan dapat memperbesar nilai ekspor produk unggulan Indonesia ke Australia. Beberapa produk unggulan tersebut adalah otomotif, kayu dan furnitur, perikanan, tekstil dan produk tekstil, sepatu, alat telekomunikasi dan elektronik.

HIS Consulting adalah konsultan kepabeanan, cukai dan pajak yang tepercaya. Dibangun untuk memenuhi kebutuhan Anda memahami dan menyelesaikan masalah apa pun di di bidang kepabeanan, cukai  dan masalah perpajakan serta semua aspek terkait. Kami memberi Anda layanan konsultan dengan pengalaman lebih dari 20 tahun. Kami mengambil pendekatan strategis ketika membantu klien kami dalam mencapai tujuan manajemen mereka. Tim profesional kami terlibat mulai dari persiapan, perencanaan, dan penentuan langkah tindakan hingga pelaksanaan dan implementasi.

Tim Profesional Kami

Hery Alamsyah
Comissioner
heryalamsyah@hisconsulting.co.id
Ishaq Prapta Utama
President Director
ishaq.pu@hisconsulting.co.id
Sudrajat
Director
sudrajat@hisconsulting.co.id
Asep Sunarya
Customs Advisor
asepsoen01@hisconsulting.co.id
Wibowo
Tax Advisor
hk@hisconsulting.co.id
Sri Witjaksono W
Logistics Advisor
witjaksono@hisconsulting.co.id
K.A.H. Fathurrozy
Customs Manager
fathur@hisconsulting.co.id
Rizky Diana
Tax Manager
rd@hisconsulting.co.id
Agus Pudji Setiono
Surabaya Representative
agusps@hisconsulting.co.id
Kantor Jakarta
Rukan Sentra Pemuda Kavling 12
Jl. Pemuda no. 61
Jakarta 13220
Tel +6221 228-68939
 Mobile  +62 812-1268-7697
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi website kami:
www.hisconsulting.co.id dan info@hisconsulting.co.id
Kantor Surabaya
Jl. Dukuh Kupang Timur XIV No. 24
Surabaya 60256
Tel +6231 567-3692
hisconsulting
Hisconsulting01
@hisconsultingg
HISConsulting
©2020 HIS Consulting
All Rights Reserved
The content of this newsletter does not constitute legal advice and should not be relied on a such specific advice should be sought about your specific circumstances
Show Buttons
Hide Buttons