Sistem CEISA Sempat Error, Importir: Ada Potensi Gangguan Pasokan Bawang Putih

Hisconsulting, JAKARTA – Importir bawang putih dan bawang bombai memperingatkan konsumen akan potensi gangguan pasokan dan kenaikan harga barang akibat gangguan pada Customs-Excise Information System and Automation (CEISA) di Bea Cukai yang sempat terjadi pada pekan lalu.

“Kami informasikan bahwa 2 minggu ini telah terjadi gangguan sistem layanan Customs-Excise Information System and Automation [CEISA] yang digunakan Bea Cukai dalam pelayanan kepabeanan dan cukai. Hal ini mengakibatkan kontainer berisi bawang putih atau bawang bombai impor menjadi terganggu proses pengeluaran dari pelabuhan,” kata Ketua II Pelaku Usaha Bawang Putih dan Sayuran Umbi Indonesia (Pusbarindo) Valentino melalui pesan tertulis yang diterima, Rabu (21/7/2021).

Akibat keterlambatan tersebut, Valentino mengatakan kontainer-kontainer berpendingin yang tertahan harus menggunakan daya listrik tambahan sampai sistem CEISA kembali normal.

Baca Juga : Bea Cukai Sosialisasikan Ketentuan Pabean Melalui Podcast

“Konsekuensinya, selain ada tambahan biaya akibat konsumsi listrik tersebut, tidak menutup kemungkinan akan ada gangguan pasokan bawang putih dan bawang bombai dalam beberapa waktu mendatang,” lanjutnya.

Valentino memperkirakan terdapat sekitar 300 kontainer yang tertahan dan belum bisa keluar. Kontainer-kontainer tersebut berisi bawang putih, bawang bombai, sayuran, dan buah-buahan.

Mengutip informasi di akun Instagram Bea Cukai Tanjung Priok pada 2 hari lalu, sistem CEISA disebut telah kembali secara bertahap. Karena itu, Pemberitahuan Impor Barang (PIB) manual serta billing manual yang sebelumnya dilakukan lewat Sistem Layanan Informasi Mandiri (SLIM) ditutup.

Sementara itu, data BPS menunjukkan impor bawang putih dengan kode HS 07032090 dalam kurun Januari sampai Mei 2021 mencapai 145.253 ton. Jumlah tersebut turun dari realisasi impor periode yang sama pada 2020 yang mencapai 149.554 ton.

Sementara untuk bawang bombai, impor dengan kode HS 07031019 berjumlah 49.068 ton pada Januari sampai Mei 2021, turun dari 58.588 ton pada periode yang sama pada 2020.

Artikel ini telah tayang di Bisnis.com dengan judul “Sistem Sempat Error, Importir: Ada Potensi Gangguan Pasokan Bawang Putih”, https://ekonomi.bisnis.com/read/20210721/12/1420101/sistem-sempat-error-importir-ada-potensi-gangguan-pasokan-bawang-putih.
Author: Iim Fathimah Timorria
Editor : Amanda Kusumawardhani

Show Buttons
Hide Buttons