G7 Sepakati Pajak Global, Indonesia Makin Pede Kejar Google Cs!

Hisconsulting, Jakarta – Pemerintah mengapresiasi kesepakatan negara maju yang tergabung dalam G7 terkait tarif pajak minimal untuk perusahaan global. Ini mempermudah jalan untuk menyasar raksasa Google, Facebook dan lainnya.

Demikianlah disampaikan Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Kamis (10/6/2021)

“G7 dan G20 dan global akan menetapkan minimum tax, ini yang membuat kita membuat semakin in line memajaki perekonomian kita sesuai perkembangan ekonomi dan perkembangan global,” jelasnya.

Baca Juga: Pemerintah Bertekad Tak Naikkan Tarif Cukai Hasil Tembakau, Ini Alasannya!

Pemerintah kini tengah dalam reformasi perpajakan. Salah satu yang dijalankan adalah revisi atas undang-undang (UU) Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Dari draft yang beredar, pemerintah mencantumkan rencana untuk mengenakan Pajak Penghasilan (PPh) atas perusahaan digital.

“Sehingga kita tidak sendiri dalam reformasi perpajakan kita,” tegas Febrio.

Saat ini pemerintah telah menarik pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10% yang dibebankan kepada pengguna Netflix, Shopee, Lazada cs atas penjualan yang dilakukan. Setidaknya, saat ini sudah ada puluhan perusahaan digital asing yang menjadi pemungut PPN 10% kepada konsumennya.

Artikel ini telah tayang di cnbcindonesia.com dengan judul “G7 Sepakati Pajak Global, RI Makin Pede Kejar Google Cs!”, https://www.cnbcindonesia.com/tech/20210610111305-37-251996/g7-sepakati-pajak-global-ri-makin-pede-kejar-google-cs
Penulis: Cantika Adinda Putri

Show Buttons
Hide Buttons